Showing posts with label Fiqih. Show all posts
Showing posts with label Fiqih. Show all posts

NIAT ZAKAT DAN DOA MENERIMANYA

May 10, 2020
Misbahulhuda/red. Zakat fitrah merupakan kewajiban seorang muslim yang harus di laksanakan ketika bulan Ramadhan, adapun Doa Zakat dan Doa Menerima Zakat sebagai berikut:

1. Doa Zakat Fitrah bagi Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Alloh Taala.”

2. Doa Zakat Fitrah bagi Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Alloh Taala.”

3. Doa Zakat Fitrah bagi Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……..(nama anak laki-laki pemberi zakat fitrah), fardhu karena Alloh Taala.”

4. Doa zakat Fitrah bagi Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……..(nama anak perempuan pemberi zakat fitrah), fardhu karena Alloh Taala.”

5. Doa Zakat Fitrah bagi Diri Sendiri dan Seluruh Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Alloh Taala.”

6. Doa Zakat Fitrah bagi Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَن ( nama) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk……..(nama orang yang diwakilkan), fardhu karena Alloh Taala.”

Setelah melafalkan doa dan menyerahkan zakat, panitia zakat atau orang yang menerimanya disunnahkan untuk mendoakan orang yang memberi zakat agar diberi kemuliaan. Doanya bisa diucapkan dengan bahasa apa pun, yang salah satu contohnya yaitu.

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

Semoga Alloh memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Alloh memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

KHUTBAH GERHANA BULAN TOTAL AKHIR 2019

December 25, 2019
Misbahulhudacikatomas/red- KHUTBAH GERHANA BULAN TOTAL AKHIR 2019.
Gerhana Matahari Total-BMKG


KHUTBAH KA 1

اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ سَـخَّرَ لَكُمُ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ دَائِبَيْنِ وَسَـخَّرَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه شَهَادَةً تُنْجِيْنَا مِنْ عَذَابِ النَّارْ ، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُهُ صَاحِبُ الْكَرَامَةِ وَالنُّورْ، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ حَبِيْبِ الْمُخْتَارْ، وَعَلَى اَلِهِ وأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانٍ إلَى دَارِ الْبَوَارْ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا اْلإِخْوَانُ الْكِرَامْ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ، قَالَ اللهُ تَعاَلَى فِي اْلقُرْآنِ اْلكَرِيْمِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ: وَمِنْ ءَايَٰتِهِ ٱلَّيْلُ وَٱلنَّهَارُ وَٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ، لَا تَسْجُدُوا۟ لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَٱسْجُدُوا۟ لِلَّهِ ٱلَّذِى خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ.
Hadirin, Kaum Muslimin yang dimulyakan  Alloh SWT.
Gerhana adalah kejadian yang sudah biasa, tiap tahun ada dan terjadi, hampir setipa 2 tahun ada Gerhana Total di belahan Bumi kita ini. Gerhana Matahari adalah tertutupnya sinar Mentari oleh Bulan pada siang hari, maka bumi terjadi gelap. Sedangkan Gerhana Bulan adalah tertutupnya sinar rembulan oleh planet Bumi pada malam hari.
Gerhana Matahari Cincin adalah gerhana yang menyisakan cahaya matahari berbentuk seperti sebuah cincin.
Gerhana Matahari Cincin terjadi jika Matahari tidak tertutup sepenuhnya oleh Bulan. Itu bisa terjadi karena Bulan mengelilingi Bumi dalam orbit elips. Artinya, ada kalanya Bulan berada dekat dengan Bumi, ada kalanya jauh. Jarak terdekat Bumi dengan Bulan adalah ±360.000 km, sedangkan jarak terjauhnya ±400.000 km. Karena perbedaan jarak inilah, ada kalanya Bulan tampak besar di langit, ada kalanya tampak lebih kecil.Ini karena semua planet di angkasa raya, baik Matahari, Bulan, Bumi dan bintang-bintang diatas, semua berjalan di garis edarnya, semua mempunyai jalannya sendiri-sendiri, hingga tidak terjadi tabrakan.
Gerhana, efeknya bagi kita adalah lahan ibadah, moment penting untuk kita berbakti kepada Ilahi, beribadah kepada sang Pencipta, karena dengan datangnya Gerhana kita di sunnahkan Sholat berjama’ah dan khutbah. Tidak lain ini menjadi ajang silaturahmi mempererat ukhuwwah diantara kita, berkumpul sambil berdzikir, munajat mendekatkan diri kepada Alloh secara bersama-sama, ditambah membaca do’a dan wiridan bersama, semoga menjadi tanaman subur untuk kita panen di Surga kelak, Amin.
Selain itu, terjadinya Gerhana menjadi peringatan bagi kita semua, bahwa Bumi, Bulan dan Matahari semua bergerak tidak ada yang diam ditempat, semua berputar, berjalan di porosnya masing-masing, sebagai tanda kebesaran Alloh, makhluk yang besar digerakkan oleh Alloh, maka alangkah besarnya Alloh yang dapat menggerakan makhluk-makhluk besar ini, Allohu Akbar, Allohu Akbar. Dan betapa kecilnya kita sebagai manusia yang berada di planet Bumi.
Manusia konon di muka Bumi ini berjumlah 7 milyar orang, semua diatur oleh Alloh, di gerakkan, dihidupkan dan dimatikan oleh Alloh. Tidak ada yang intervensi ikut nimbrung dalam pengaturan dunia ini.
Allohu Akbar, Allohu Akbar, Allohu Akbar Walillahil Hamdu.
Alloh berfirman dalam surat Ali Imron ayat 190-191:
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ() الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Artinya: “Sungguh dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian siang dan malam, adalah tanda kebesaran Alloh bagi orang yang berakal. Yaitu mereka yang senantiasa berdzikir sambil berdiri, sambil duduk, sambil berbaring, tafakur, berfikir dalam penciptaan langit dan bumi, Ya Alloh Robb kami, tidaklah sia-sia semua yang Engkau ciptakan ini, Maha Suci Engkau, maka selamatkanlah kami dari siksa neraka”.

Firman Alloh ini menjelaskan bahwa kita semua harus berfikir, harus menggunakan akal yang diberika oleh Alloh, kaji secara ilmiyah Wahai Ulil Albab, kenapa langit dan bumi di ciptakan? Kenapa ada siang ada malam?, Alloh menciptakan ini tidak main-main, Alloh menciptakan Jagad Raya Bima Sakti ini mempunyai hikmah yang sangat besar.
Kita harus sadar, bahwa manusia diciptkan untuk beribadah, untuk mengabdi kepada Alloh sang Pencipta, Langit Bumi dan seisinya siap melayani dan siap menjadi sarana dan fasilitas orang-orang yang menrima Agama sebagai amanah suci.
Kita harus berfikir, tafakur, bagaimana Unta diciptakan, Langit dijunjung, Bumi dihamparkan, Gunung di tancapka? Sadarlah, dzikirlah, bahwa ini semua lahan untuk kita mengabdi. Kita wajib bersyukur bisa hidup bisa bertahan lama didunia ini, Hasbunalloh wa Ni’mal Wakil.
Dari kejadian Gerhana ini kita tafakur, bahwa Alloh Maha Besar, Alloh Maha Digjaya, hanya Beliau Alloh sendiri tidak ada yang menemani, Bumi bisa berjalan, Matahari bisa bersinar, Bulan bisa terang benderang, kita yakin hanya Alloh Dzat pencipta, hanya Alloh yang wajib disembah, segala sesuatu dengan Qodo dan takdirnya, semua bergantung pada kekuasaan Alloh semata. Maha Wisesa Maha Besar. Manusia tidak berdaya tidak punya kemamuan apa2.
Kalau manusa bisa mengatur dirinya sendiri, merasa lebih pintar, lebih bertenaga, leih berkuasa di negeri ini, tapi dikasih batuk pilek aja harus ke dokter, sakit kepala, tetap mencari dokter, terbaring di Rumah Sakit, sambil minta bantuan kesana kemari.
Bergegaslah menuju kebaikan mumpung sehat sebelum sakit, mumpung kuat sebelum lemah, mumpung muda sebelum tua, dan mumpung hidup sebelum mati, karena mati datangnya tidak permisi, langsung dicabut ruh tanpa ampun, hidup sudah ada takarannya husus dari Alloh, semua dalam genggaman Robbul ‘Alamin.
Geuwat geura mangpang meungpeung.. meungpeung sehat memeh gering, meungpeung hirup memeh maot, meungpeung beunghar memeh fakir, meungpeung ngora memeh rarempo, meungpeung kuat memeh namru teu walakaya.
Gerhana sekarang ini mudah-mudahan menjadi jalan tafakur, ihtisabunnafsi, berdzikir dan berdo’a, semoga kita senantiasa dalam lindungannya. Karena sekarang ini ada gempa sedikit saja sudah pada panik, berhamburan keluar rumah mencari selamat, padahal bila bumi ini terbelah, gunung hancur, air banjir, kemana kita mencari selamat, hanya kepada Alloh kita memohon, hanya Alloh yang dapat memberi perlindungan. Apalgi di hari kiamat, apalagi di akhirat kelak, hanya amal ibadah kita, hanya perbuatan baik kita yang bisa menemani dan menyelamatkan kita nanti.
Idza Zulzilatil Ardu Zizalaha, Ya Alloh berilah hidayah dan taufik, bingbinglah kami kejalan yang Engkau Ridoi, kuatkan iman islam kami, beri kekuatan untuk melaksnakan titah dan perintahmu, berilah kekuatan untuk menghindar dari laranganMu, ampuni semua dosa kami Ya Alloh, Ampuni dosa kami Ya Alloh, ampuni dosa kami Ya Alloh, solehkan semua kelaurgaku, beri mereka kekuatan untuk memegang teguh agamaMu, istiqomahkan dalam segala kebaikan, sampai akhirnya mendapat Husnul Khotimah, Amin Ya Robbal Alamin,
Mugi-mugi urang sadaya dipasihan jiwa nu salawasna eling ka Mantena, dipasihan Taufik sareng Hidayah, tiasa ngalaksanakeun sagala parentahna, tiasa nebihan sagala nu dilarang ku Anjeuna, tiasa ngelehkeun nafsu nu ngaberung, tiasa mengkek kahayang, tiasa ngajaga awak tina dosa, tiasa ngajaga soca tina maksiat, tiasa ngajaga biiwir tina ngupat, tiasa ngajaga farji tina zina, tiasa ngajaga sadaya anggota tubuh tina laku nu dilarang ku Alloh.
بارك الله لى ولكم بالقرآن العظيم ونفعنى واياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم وتقبل منى ومنكم تلاوته انه هو السميع العليم وقل رب اغفر وارحم وأنت أرحم الراحمين
KHUTBAH KA2
أَلْحَمْدُ للهِ، نَحْمَدُه وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِهِ مِن شُرُورِ أنفُسِنَا وَمِنْ سيئاتِ أعْمَالِنا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلا مُضِلَّ لَهُ، ومن يُضْلِلْ فَلا هَادِي لَهُ، أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه، اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَ الهُدَى اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أمَّا بَعْدُ.
فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ، وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَاكم وزجر. وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآِكَتِهِ بِقُدْسِهِ، وقال تعالى : قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَداً إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِضِيَاءٍ أَفَلا تَسْمَعُونَ . قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ النَّهَارَ سَرْمَداً إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِلَيْلٍ تَسْكُنُونَ فِيهِ أَفَلا تُبْصِرُونَ .  وَمِنْ رَحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ.
وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى، وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِياً يُّنَادِى لِلْإِيْمَانِ أَنْ آمِنُوْا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا. رَبَّنَا فَغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا شَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ. رَبَّنَا لَاتُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْهَدَيْتَنَا وَهَبْ لَناَ مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّناَ إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيُوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيْهِ إِنَّكَ لَاتُخْلِفُ الْمِيْعَاد. رَبَّنَا لَاتُؤَاخِذْنَا اِنْ نَّسِيْنَا أَوْ أَخْطَأنَا. رَبَّنَاوَلَاتَحْمِلْ عَلَيْنَا اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا. رَبَّنَاوَلَاتُحَمِّلْنَا مَالَاطَاقَةَ لَناَ بِهِ. وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْلَناَ وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. 
عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Editor, KH Asep M. Tohir

HUKUM MENIKAH DENGAN PEREMPUAN YANG MASIH DALAM MASA IDDAH

November 21, 2019
Misbahulhudacikatomas/red-
HUKUM MENIKAH DENGAN PEREMPUAN YANG MASIH DALAM MASA IDDAH

Hukumnya tidak sah menikahi wanita yang masih dalam masa iddah.



Ulama ahli fiqih telah sepakat bahwa : Tidak sah bagi seorang pria menikahi perempuan yang masih menjalani masa idah, baik  idahnya idah thalaq atau idah wafat atau idah fasakh dan idah wathi syubhat. Sama saja idah dari tholaq roj'i atau tholaq ba'in (bain shughro atau bain kubro).


Referensi:

نهاية الزين ص ٣٠٢ 
ومن عدة من غيره فلا يصح نكاح المعتدة من غيره لتعلق حق الغير بهما بخلاف المعتدة من الناكح لأن الماء له سواء كانت العدة عن وفاة مطلقا أو عن طلاق بعد الدخول أو عن وطء شبهة كأن ظنها أمته

Wallahu a'lam. 

HUKUM AQIQAH UNTUK BAYI YANG MENINGGAL DIDALAM KANDUNGAN

November 21, 2019
Misbahulhudacikatomas/red-HUKUM AQIQAH UNTUK BAYI YG MENINGGAL DIDALAM KANDUNGAN

Disunnahkan aqiqah apabila bayi tersebut sudah ada ruhnya. Namun bila belum ada ruhnya, maka tidak disunahkan.



Referensi:
& الفتاوى الفقهية الكبرى الجزء 4 صحـ : 257 مكتبة العربية
( وَسُئِلَ ) رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ هَلْ تُسْتَحَبُّ الْعَقِيقَةُ عَنْ السِّقْطِ مُطْلَقًا أَوْ يُفَرَّقُ بَيْنَ مَنْ ظَهَرْت فِيهِ أَمَارَةُ التَّخَلُّقِ مِنْ تَخْطِيطٍ وَغَيْرِهِ ؟ ( فَأَجَابَ ) نَفَعَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِعُلُومِهِ الْمُسْلِمِينَ بِأَنَّ الْعَقِيقَةَ إنَّمَا تُسَنُّ عَنْ سُقْطٍ نُفِخَتْ فِيهِ الرُّوحُ كَمَا جَرَيْتُ عَلَيْهِ فِي شَرْحَيْ اْلإِرْشَادِ وَالْعُبَابِ تَبَعًا لِلزَّرْكَشِيِّ وَأَمَّا مَا لَمْ تُنْفَخْ فِيهِ الرُّوحُ فَهُوَ جَمَادٌ لاَ يُبْعَثُ وَلاَ يُنْتَفَعُ بِهِ فِي الآخِرَةِ فَلاَ تُسَنُّ لَهُ عَقِيقَةٌ بِخِلاَفِ مَا نُفِخَتْ فِيهِ فَإِنَّهُ حَيٌّ يُبْعَثُ فِي الآخِرَةِ وَيُنْتَفَعُ بِشَفَاعَتِهِ وَقَدْ قَالَ جَمَاعَةٌ مِنْ السَّلَفِ مَنْ لَمْ يَعُقَّ عَنْ وَلَدِهِ لاَ يَشْفَعُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَفْهَمَ مَا ذَكَرْته مِنْ أَنَّ الْعَقِيقَةَ تَابِعَةٌ لِلْوَلَدِ الَّذِي يَشْفَعُ وَهُوَ مَنْ نُفِخَتْ فِيهِ الرُّوحُ فَكَذَلِكَ يُقَيَّدُ نَدْبُهَا بِمَنْ نُفِخَتْ فِيهِ الرُّوحُ وَاَللَّهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى أَعْلَمُ. اهـ

Terjamah: Anak yang keguguran jika sudah ditiupkan roh, masih disunnahkan aqiqah akan tetapi jika belum ditiupkan roh maka tidak di sunahkan aqiqah, karena dianggap benda mati  di amaka nantikhirat benda mati tidak  lagiakan dibangkitkan dan tidak diambil manfaat dengannya di akhirat. Oleh karenanya tidak disunnahkan aqiqah, beda dengan janin yang sudah diberikan roh, dia hidup dan akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti serta bisa memberikan syafaat. Jamaah dari salaf ada yang mengatakan, orang yang tidak memberikan aqiqah untuk anaknya maka nanti dia tidak mendapatkan syafaat dari anaknya..dst.

SIKAP SEORANG ISTRI KETIKA SUAMI TIDAK BISA MEMBERI NAFKAH

June 15, 2019
Misbahulhudacikatomas-Kehidupan rumah tangga tak selalu manis kadang ada pahit terutama dalam maslah ekonomi..
Dan adakalanya terjadi si suami tidak punya nafaqah untuk hari esok....
Dan apa yang bisa dialkukan si istri ketika si suami tak punya nafaqah untuk hari esok??Fathul qorib menjawabnya
Sikap istri adalah dengan :

Nikah
Misbahulhudacikatomas


  1. Sabar,dengan cara dia menafqahi dirinya dari hartanya(kalau punya)atau dia berhutang kepda orang lain...dan nantinya utang tersebut menjadi kewajiban suami untuk membayarnya..... Atau
  2. Bisa mengajukan fasakh ke pengadilan agama...


وإن أعسر بنفقتها) أي المستقبلة (فلها) الصبر على إعساره وتنفق على نفسها من مالها أو تقترض ويصير ما أنفقته دينا عليه، ولها (فسخ النكاح). وإذا فسخت حصلت المفارقة، وهي فُرقة فسخ، لا فرقة طلاق

والله اعلم باالصواب..
Noted: Sikap seorang istri ditentukan oleh didikan suami

Muhammad Nurdin

PERBINCANGAN MASALAH BID'AH

June 13, 2019
Misbahulhudacikatomas-Perbincangan tentang bid'ah seakan tak ada hentinya untuk dibahas...
Dan saya menemukan keterangan dalam bagian akhir juz 1 kitab ianatuttolibin (syarah fathul muin)tentang bid'ah yang mungkin bisa jdi sedikit pencerahan...
Syekh Imam Abu Muhammad Ibnu Abdissalam berkata dalam kitabnya yaitu kitab Al qowaid...Bid'ah terbagi 5, yaitu:
Bid'ah-Misbahulhuda


  1. Wajib seperti membukukan Alquran dan ilmu2 syara'
  2. Sunat seperti sholat tarawih dilakukan secara berjamaah,pembangunan kobong kobong dan seluruh kebaikan yang tidak dilakukan pada zaman  Nabi Muhammad SAW seperti maulidan rajaban dsb
  3. Mubah seperti musofahah setelah sholat asar atau subuh
  4. Makruh seperti menghiasi mesjid
  5. Haram seperti hal hal yang mengandung kedzoliman
Referensi Kitab:


في الأذكار ما نصه: ذكر الشيخ الإمام أبو محمد بن عبد السلام رحمه الله
في كتابه القواعد، أن البدع على خمسة أقسام: واجبة، ومحرمة، ومكروهة، ومستحبة، ومباحة.
قال: ومن أمثلة البدع المباحة 
 المصافحة عقب الصبح والعصر.
والله أعلم.
وقوله: واجبة.
من أمثلتها تدوين القرآن والشرائع إذا خيف عليها
الضياع.
فإن التبليغ لمن بعدنا من القرون واجب إجماعا، وإهماله حرام إجماعا.
وقوله: ومحرمة.
من أمثلتها المحدثات من المظالم كالمكوس.
وقوله: ومكروهة.
من أمثلتها زخرفة المساجد، وتخصيص ليلة الجمعة بقيام.
وقوله: ومستحبة.
من أمثلتها فعل صلاة التراويح بالجماعة، وبناء الربط والمدارس، وكل إحسان لم يعهد في العصر الأول.
وقوله: ومباحة.
من أمثلتها ما ذكره.
والله اعلم بالصواب..

Muhammad Nurdin