Showing posts with label Riyadloh. Show all posts
Showing posts with label Riyadloh. Show all posts

MERAIH KUNCI SYURGA

July 08, 2020
Misbahulhudacikatomas/red. Masuk syurga adalah tujuan akhir setiap individu manusia tidak pandang siapa dan darimana sing penting punya kunci syurga. Apa itu Kunci Syurga? Mari kita telaah:          
 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

   ( KUNCI SYURGA ) 


Q.S An Naazi'at : 40-41

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ
فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
Artinya : " Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya - maka sungguh, syurgalah tempat tinggal(nya). "


     Kesuksesan dan kebahagiaan hakiki orang yang beriman adalah dimasukkannya dia kedalam syurga dan dijauhkan dari neraka, dan untuk memasuki nya tentulah harus mempunyai kunci yaitu syarat-syaratnya. 
     Diantara kunci syurga adalah :

1) KALIMAT لا اله الا الله
Betapa kalimat لا اله الا الله memiliki kedudukan sangat penting, yang sangat menentukan tempat tinggal seorang hamba di akhirat. Rasulullah saw bersabda :
مَنْ كاَنَ أَخِر كَلامِهِ لاإِلَهَ إلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنّةَ
Artinya : " Barangsiapa yang akhir ucapannya adalah laa ilaaha illallaah ( tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah),  maka ia akan masuk surga.” ( H.R Abu Dawud).
     Akan tetapi patut diingat, kunci yang dapat berfungsi dengan baik dan dapat membuka pintu adalah kunci yang utuh atau tidak rusak. Kunci yang rusak, seperti adanya gigi-geriginya yang patah, maka dipastikan kunci tersebut tidak berfungsi. Tidak dapat dipakai membuka pintu.Demikian halnya dengan kunci syurga.sebab orang kafir pun bila mereka mengucapkan kalimat tersebut maka mereka akan mampu untuk mengucapkannya, namun tidak akan dapat membuka pintu syurga. 
Maka pengucapan  kalaimat لا اله الا الله  harus diiringi dengan :
a) khauf, yaitu rasa takut pada Allah
b) Roja', yaitu penuh harapan pada-Nya. 
c) ma'rifat, yaitu mengenal Allah
d) mudawamah, yaitu selalu mengucapkan kalimat tersebut
e) mengetahui makna kalimat tersebut sehingga menjadi kalimat toyyibah yang selalu kita mudawamahkan.

2) TAKUT PADA ALLAH
( Q.S An Naaziat :40 ) 
     Pada kalimat مقام ربه Ulama tafsir menjelaskan bahwa takut yang dimaksud adalah :
a-Takut akan hari ia dihadapkan kepada Allah swt. 
b-takut akan keputusan Allah terhadap dirinya di hari itu, 
c-takut disaat terjerumus kedalam maksiat atau dosa. 

3) MENAHAN HAWA NAFSU
a-dari ajakan syahwat
b-dari ajakan maksiat
     Maka kewajiban kita adalah terus bermujahadah untuk memeranginya, agar bisa ditaklukkan dan tidak menjadi tabiat. 
     Macam-macam tabi'at dan sifat-sifat nya:
1-tabi'at syaitonniyyah /Setan
Sifatnya : Selalu menentang, takabbur, kufur, hasud, menipu, melampaui batas. 
2-tabiat bahimiyah / Binatang
Sifatnya : Serakah, mengumbar syahwat, bakhil, ingin menguasai milik orang lain. 
3-tabi'at sabu'iyyah /Hewan buas
Sifatnya : Buas, mudah marah, merampas milik orang lain. 
     Bila hawa nafsu tidak bisa diperangi, maka kita akan terjerumus kepada
(امهات الذنوب ) Induk dari Segala dosa
Seperti :
-Syirik
-Kufur
-Nifak

           " Wallohu A'lamu "

PENGAJIAN MALAM RABU
7 JULI 2020
OLEH : KH. ZAINAL MUSTHOFA

WASPADA NAFSU HEWAN

May 29, 2019
Misbahulhudacikatomas-NAFSU HEWAN Riyadloh rutinan yang di laksanakan setiap malam kamis oleh seluruh dewan kiyai pondok pesantren Miftahul Huda yang pada kesempatan kali ini di bawakan Oleh: KH Jaja Abdul Jabbar

Gunakan akal ghorizi pemberian Alloh untuk tafakur. Terutama tafakur pada diri sendiri dengan segala ni'mat yg diterima, terutama ni'mat iman dan islam.
Alloh memberi ancaman:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالأنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ.

"Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi) neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar ayat-ayat Allah. Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai".

Misbahulhudacikatomas


Dengan kata lain, mereka tidak memanfaatkan sesuatu pun dari indera-indera ini yang telah dijadikan oleh Alloh sebagai sarana untuk mendapat hidayah.

{صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَعْقِلُونَ}
Mereka tuli, bisu, dan buta; maka oleh sebab itu mereka tidak mengerti. (Al-Baqarah: 171)
Pada kenyataannya mereka tidak tuli, tidak bisu, dan tidak buta, melainkan hanya terhadap hidayah.

فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الأبْصَارُ وَلَكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ}
Karena sesungguhnya bukanlah mata itu buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. (Al-Hajj: 46)
{وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ * وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ}
Barang siapa yang berpaling dari Alquran, Kami adakan baginya setan yang menyesatkan, maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar, dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. (Az-Zukhruf: 36-37)
{أُولَئِكَ كَالأنْعَامِ}
Mereka itu seperti binatang ternak.
Maksudnya, mereka yang tidak mau mendengar perkara yang hak, tidak mau menolongnya serta tidak mau melihat jalan hidayah adalah seperti binatang ternak yang terlepas bebas. Mereka tidak dapat memanfaatkan indera-indera tersebut kecuali hanya yang berkaitan dengan masalah kedunian saja
{ بل هُمْ أَضَلُّ }
Bahkan Mereka lebih sesat Lagi.
Yakni lebih sesat daripada hewan ternak, karena hewan ternak adakalanya memenuhi seruan penggembalanya di saat penggembalanya memanggilnya, sekalipun ia tidak mengerti apa yang diucapkan penggembalanya. Lain halnya dengan mereka. Hewan ternak melakukan perbuatan sesuai dengan apa yang diciptakan untuknya, adakalanya berdasarkan tabiatnya, adakalanya pula karena ditundukkan. Lain halnya dengan orang kafir, karena sesungguhnya dia diciptakan hanya semata-mata untuk menyembah Allah dan mengesakan-Nya, tetapi ternyata dia kafir dan mempersekutukan-Nya.
Karena itu, disebutkan bahwa barang siapa yang taat kepada Allah, maka dia lebih mulia daripada malaikat ketak di hari dia kembali ke alam akhirat.

(editor: KH.Asep M.Tohir)

KEMULIAAN SEORANG MUKMIN

May 11, 2019
Misbahulhudacikatomas-Derajat seorang mu'min sangatlah mulia di hadapan AllahASWT namun kemulian itu tidak akan bisa diraih tanpa mengamalkan Hadits baginda Rasulallah SAW yakni, beliaubeliau bersaba di dalam satu Hadits:
- أتاني جبريلُ ، فقال : يا محمدُ عِشْ ما شئتَ فإنك ميِّتٌ ، وأحبِبْ ما شئتَ ، فإنك مُفارِقُه ، واعملْ ما شئتَ فإنك مَجزِيٌّ به ، واعلمْ أنَّ شرَفَ المؤمنِ قيامُه بالَّليلِ ، وعِزَّه استغناؤه عن الناسِ.

"Rosululloh bersabda: Malak Jibril datang padaku dan berkata: He Muhammad, silahkan engkau hidup seenaknya tapi ingat engkau akan mati. Cintailah apa yang engkau ciantai, tapi nanti engkau akan berpisah. Silahkan engkau beraktifitas semaunya, tapi ingat semua ada balasannya. Dan Engkau harus tahu bahwa kemuliaan seorang mu'min adalah sholat malam, dan keagungan seorang mu'min adalah menjaga diri dari orang lain".
misbahulhuda

Bahwa untuk mendapat ke muliaan di hadapan. Alloh bukan banyak harta, bukan harkat derajat, pangkat dan jabatan, bukan pula banyak anak dan istri. Tapi kemuliaan mu'min terdapat pada ketakwaan, menjaga diri. Terutama bangun malam, sholat malam.
Kerjakanlah Sholat malam, sesungguhnya Sholat malam adalah kebiasaan orang-orang sholeh sebelum kalian, sebagai sarana mendekatkan diri kepada Alloh Ta’ala, menjadi penghalang dari perbuatan dosa, dan menghapuskan kesalahan.”

وَأَفْضَلُ الصَّلاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةَ صَلاةُ اللَّيْلِ

Sebaik-baik shalat setelah Sholat fardhu adalah Sholat malam
(HR. Muslim)

Dapat menjadi hamba yang paling di sayang oleh Alloh, paling baik dihadapannya:

نِعْمَ الرَّجُلُ عَبْدُ اللهِ لَوْ كَانَ يُصَلِّيْ مِنَ اللَّيْلِ.


“Sebaik-baik orang adalah ‘Abdulloh, seandainya ia mau Sholat malam.”
[HR Bukhaariy, Muslim]

Keagungan mu'min adalah menjaga diri,  tidak suka meminta, tidak suka berharap pada orang lain.

Siapa yang menjaga kehormatan dirinya dengan tidak meminta kepada manusia dan tidak berambisi untuk beroleh apa yang ada di tangan mereka, maka Alloh ta’ala akan menganugerahkan kepadanya "iffah" artinya, sangat terhormat.
وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ
“Siapa yang merasa cukup, Alloh akan mencukupinya sehingga jiwanya kaya, merasa cukup dan dibukakan untuknya pintu-pintu rezeki yang halal dan banyak.
(Editor: Asep Tohir, dari intisari Riyadloh KH. Jaja Abd.Jabbar)

METHODE MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLOH SWT

April 13, 2019
Misbahulhudacikatomas-5 METHODE MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLOH SWT, Alloh memerintahkan manusia untuk selalu beribadah kepada-Nya. Perintah ini mengandung maksud bahwa ibadah merupakan sarana bagi manusia untuk bisa dekat dengan Sang Pencipta. Di zaman sekarang banyak sekarang orang yang merasa dirinya jauh dari Alloh SWT.
Hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi tenang.” QS. Ar-Ra’du ayat 28.


 Ada beberapa cara mendekatkan diri kepada Allah SWT:
1. Mendirikan Sholat

Sholat sebagai salah satu dari rukun Islam tentu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi setiap muslim. Namun lebih dari itu sebetulnya sholat tidak hanya merupakan kewajiban tetapi juga merupakan kebutuhan bagi kaum yang beriman, karena sholat merupakan tiang agama dan merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kebahagiaan hakiki bagi setiap muslim adalah manakala ia mampu mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Saat mana ia akan selalu merasakan begitu nikmat dan tenteram dalam menjalani hidup dan kehidupan. Salah satu cara untuk merasakan kenikmatannya adalah dengan mendirikan shalat lima waktu dan tepat waktu.

Dengan mendirikan shalat lima waktu dan tepat waktu kamu bisa lebih mendekatkan diri pada Alloh SWT. Jadi, jangan lupa untuk langsung kamu ke mesjid saat adzan berkumandang, tinggalkan semua urusan dunia dan dekatkan dirimu dengan Allah SWT dengan mengerjakan dan mendirikan Shalat.

2. Membaca Al-Qur’an
Cara mendekatkan diri kepada Allah yaitu dengan memperbanyak tilawah atau membaca Al-Qur’an. Amalan ini tak hanya membuat kita semakin dekat dengan sang pencipta dan mendatangkan pahala, ini juga bisa membuat kita menjadi pribadi yang semakin sabar, lapang dada, jujur dan sebagainya.

3. Selalu bersyukur.
Umat muslim wajib bersyukur atas nikmat Alloh SWT telah diberikan, dari nikmat harta hingga nikmat bernapas. Sebab bersyukur disebutkan sekitar 70 ayat di dalam Alquran. Dengan banyak bersyukur makan kamu termasuk orang yang mendapatkan ridho Alloh SWT serta salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT.

4. Ingat kematian dan tidak tergiur dengan dunia
Setiap makhluk hidup pasti akan mati. Sangat menakutkan jika membayangkan kematian. Karena kita sebagai manusia, masih memiliki banyak kesalahan dan dosa. Kematian pasti menghampiri makhluk hidup, namun hanya Alloh SWT yang mengetahui waktunya.

Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita dan dapat secepat kilat menjemput. Oleh karena itu sebagai hamba yang baik jangan sampai tergiur akan gemerlap dunia. Dunia hanyalah tempat singgah sementara dan  fana. Hamba yang baik hanya mengingat satu perkara, yaitu janji Alloh akan kehidupan akhirat yang kekal adanya.

5. Berzikir dan mengerjakan ibadah sunah

Agama Islam telah mewajibkan  ibadah yaitu sholat, puasa, zakat, dan haji bagi yang mampu. Untuk semakin mendekat diri kepada Alloh SWT juga dianjurkan untuk menunaikan ibadah sunah. Seperti Sholat Dhuha, Tahujud, Puasa sunah serta berzikir.

Zikir atau wirid sering diartikan menyebut nama Alloh SWT, dan biasanya dilakukan secara rutin untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Berzikir adalah menyebut nama Alloh dengan membaca tasbih, tahlil, tahmid, takbir, dan lain-lain.